Solsel, Padek—Pelamar
calon pegawai negeri sipil (CNPS) Kabupaten Solok Selatan mulai
deg-degan menunggu hasil verifikasi berkas lamaran. Meski belum
semua diverifikasi, namun panitia seleksi CPNS menemukan lebih 3.000
pelamar tidak memenuhi syarat (TMS).
Pelamar yang masuk dalam kategori TMS
berarti tidak lolos seleksi administrasi atau tidak diperkenankan
mengikuti ujian CPNS. Nama-nama pelamar TMS itu akan diumumkan pada
pekan depan, setelah seluruh berkas diverifikasi.
Hari terakhir pendaftaran (28/9), jumlah pelamar online
CPNS Solsel menembus angka 23.035 orang. Dari jumlah tersebut, hanya
15.166 pelamar yang mengirimkan berkas. Rinciannya, tenaga guru
sebanyak 7.010 berkas, tenaga kesehatan 2.059 berkas dan teknis
sebanyak 6.097 berkas.
Berdasarkan jumlah berkas yang telah
diverifikasi oleh panitia, terdapat 3.000-an pelamar tidak memenuhi
syarat alias bakal gagal melaju ke lokasi ujian.
“Kita masih memverifikasi berkas lamaran.
Ada sekitar seribuan lagi yang sedang diverifikasi,” kata Kepala Bidang
Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Solok Selatan M
Appraisal, yang juga panitia seleksi CPNS Solsel, Minggu (29/9).
Penyebab TMS antara lain karena indeks
prestasi kumulatif (IPK) pelamar tidak mencukupi, usia sudah lebih
dari standar yang ditetapkan, kualifikasi pendidikan tidak sesuai
formasi, serta mendaftar online lebih dari satu kali.
Informasi yang dirangkum Padang Ekspres,
ada sejumlah pelamar terpaksa melakukan registrasi berkali-kali karena
tak kunjung mendapatkan bukti nomor registrasi. “Jaringan internet di
sini susah. Berulang kali dimasukkan data registrasi, ndak
juga muncul nomor registrasi tu. Ya terpaksa sampai 8 kali
mendaftar,” ungkap Lia, 27, pelamar dari jurusan matematika yang
berdomisili di Pakansalasa, Pauhduo, Solok Selatan.
Bagi pelamar yang melakukan pendaftaran lebih dari sekali di online,
menurut Appraisal, berkas lamarannya akan ditangguhkan terlebih dahulu
dan untuk sementara masuk kategori TMS. Sedangkan pelamar yang
jelas-jelas tidak memenuhi persyaratan, sudah pasti masuk kategori TMS.
“Kalau kuota CPNS yang memenuhi syarat (MS) belum terpenuhi, maka kita akan entry lagi data yang mendaftar online lebih dari sekali. Kita utamakan dulu yang MS. Dalam minggu ini kita kejar entry data yang MS, untuk disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” imbuhnya.
Bagi peserta yang lolos verifikasi,
panitia akan menyuratinya via pos, sesuai alamat yang dilampirkan
pelamar. Sedangkan pelamar berstatus TMS, akan diumumkan di website, solselkab.go.id.
Catatan panitia CPNS Solsel, kuota formasi
CPNS yang telah terpenuhi di antaranya adalah formasi bidan, guru
pendidikan agama Islam (PAI), guru matematika dan guru bahasa Inggris
SMP. Formasi yang paling sepi peminat masih berada pada formasi
inspektur migas. Hanya terisi oleh sekitar dua orang pelamar. (*)



0 komentar:
Posting Komentar