PADANG — Didapat kabar Sekda
Solsel Fachri Murad segera angkat koper. Penyebabnya, ia tidak
dilibatkan dalam mutasi dan pelantikan pejabat. Padahal, ia adalah ketua
Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
Fachri yang dikontak tadi malam, tidak mau banyak berkomentar. Namun ia
mengakui pengangkatan pejabat baru tidak melalui rapat Baperjakat.
“Kasihan kita dengan bupati. Padahal beliau sedang di luar daerah,” kata
Fachril yang mengaku sudah mengundang kepala BKD untuk rapat, tapi yang
bersangkutan tidak datang.
Tadi malam, sumber Singgalang di kantor gubernur menyebutkan, Fachri sudah melapor ke Gubernur Irwan Prayitno. “Saya belum dengar informasi itu,” kata Bupati Muzni Zakaria. Muzni akan menelusuri informasi tersebut.
Fachri dibawa lalu saja oleh Kepala BKD setempat dalam memilih dan melantik pejabat. Menurut aturan, hal itu harus melalui sidang baperjakat.
Menurut PP 13/2002 pasal 16 ayat 4, yang jadi ketua baperjakat di kabupaten adalah sekda. Karena itu, Fachri merasa ditinggal dan segera mundur dari jabatan. Pejabat baru di Solsel yang jadi masalah itu sudah dilantik Jumat oleh Wakil Bupati Abdul Rahman. (004) Singgalang
Tadi malam, sumber Singgalang di kantor gubernur menyebutkan, Fachri sudah melapor ke Gubernur Irwan Prayitno. “Saya belum dengar informasi itu,” kata Bupati Muzni Zakaria. Muzni akan menelusuri informasi tersebut.
Fachri dibawa lalu saja oleh Kepala BKD setempat dalam memilih dan melantik pejabat. Menurut aturan, hal itu harus melalui sidang baperjakat.
Menurut PP 13/2002 pasal 16 ayat 4, yang jadi ketua baperjakat di kabupaten adalah sekda. Karena itu, Fachri merasa ditinggal dan segera mundur dari jabatan. Pejabat baru di Solsel yang jadi masalah itu sudah dilantik Jumat oleh Wakil Bupati Abdul Rahman. (004) Singgalang



0 komentar:
Posting Komentar