Solsel, Padek—Pendaftaran
tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini di Sumbar, benar-benar
membeludak. Di Solok Selatan (Solsel), hingga Minggu (22/9),
total pelamar yang telah melakukan registrasi online sudah mencapai 19.000 orang.
Panitia seleksi CPNS Solsel mewanti-wanti para pelamar agar
berhati-hati saat mengisi data registrasi. Sebab, informasi yang
dicantumkan saat registrasi, akan dicocokkan dengan berkas lamaran.
Bila tidak sesuai, berkas lamaran dinilai tidak memenuhi syarat (TMS).
“Di antara TMS itu, misalnya IPK yang dicantumkan saat registrasi
berbeda dengan IPK di berkas transkrip nilai pelamar,” tutur Panitia
Seleksi CPNS Solsel, Admi Zulkhairi.
Admi menambahkan, hingga kemarin, telah ada ribuan pelamar yang telah
mengirimkan berkas lamaran. Dari hasil verifikasi, ditemui sejumlah
berkas yang TMS. Terhadap berkas pelamar yang TMS, panitia belum
melakukan entri data.
Ada dua kemungkinan penyebab kesalahan tersebut. Bisa jadi pelamar
memang salah memasukkan data dan bisa jadi pemalsuan data. “Kalau
pelamar salah mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK), mungkin bisa
dimaklumi. Tapi kalau umur, IPK, ya TMS jadinya. Begitu pula akreditasi
jurusan pelamar, baik kampus negeri maupun swasta diharuskan melampirkan
bukti akreditasi di berkas yang dikirimkan,” imbuhnya.
Meski pendaftar sudah mencapai 19.000 orang, namun kuota setiap
formasi belum penuh. Kuota masing-masing formasi 100 orang. Artinya,
satu formasi, kuota dasarnya 100. Bila total yang tersedia 100 formasi,
maka total kuota 10.000 orang. Angka ini mengacu pada jumlah berkas yang
diverifikasi panitia, bukan pada jumlah pelamar yang telah registrasi online.
Jika dalam satu formasi kuotanya tidak terpenuhi, maka sisa jatah
kuota formasi tersebut akan dialihkan ke formasi lain. Misalnya, formasi
untuk teknik sipil hanya diisi dua pelamar. Sedangkan kuota dasar
formasi teknik sipil adalah 100 orang, maka kelebihan jatah kuota
formasi tersebut dialihkan ke formasi lain.
Kabid Mutasi dan Perlengkapan BKD Solsel, Ampraisal mengatakan,
hingga Minggu (22/9), total berkas yang masuk ke panitia berjumlah 3.228
pelamar. Rinciannya tenaga guru 1.442 pelamar, tenaga kesehatan 530
pelamar, dan teknis 1.266 pelamar.
Sulit Dapatkan Surat Akreditasi
Sementara itu, pelamar mengeluhkan sulitnya mengakses situs
pendaftaran CPNS Solsel dan persyaratan surat keterangan akreditasi
perguruan tinggi. “Saya sudah tiga hari mendaftar, hingga kini belum
juga bisa. Stres jadinya,” ujar Sisri, seorang pelamar kepada Padang Ekspres, Minggu (22/9) di Padangaro.
Sedangkan Yandri, pelamar lainnya mengaku sudah datang ke kampus
untuk minta surat keterangan akreditasi jurusan, tapi tidak berhasil.
“Pihak kampus tidak menyediakan blanko akreditasi. Bagaimana saya mau
mendaftar jika syaratnya kurang lengkap,” terang tamatan Universitas
Indonesia ini.
Hal senada dikatakan Supriyanda Nusa, pelamar lainnya. “Bila datang
ke kampus, butuh waktu enam hari pulang pergi. Dan belum tentu juga,
surat tersebut akan selesai cepat. Syarat ini, terlalu berlebihan,”
sesal tamatan STKIP Pelita Bangsa, Sumatera Utara itu. “KemenPAN perlu
mengkaji ulang syarat surat keterangan akreditasi ini,” harap
Srimardona, tamatan Universitas Jambi ini. (sih/mg20)



0 komentar:
Posting Komentar