Solsel, Padek—Empat hari setelah dinyatakan hilang diterjang galodo di
kawasan Manggih Sapansalak, Nagari Pakan Rabaa Timur, Koto Parik
Gadang Diateh (KPGD) Solok Selatan, pencarian jasad Dasinan, 70, resmi
dihentikan Pemkab Solsel. Meski secara prosedural atau kelembagaan
pencarian dihentikan, tapi secara informal masyarakat tetap
diperolehkan melanjutkan pencarian.
”Secara kelembagaan, memang pencarian
telah dihentikan. Tapi masyarakat maupun tim Search and Rescue (SAR)
daerah tetap masih boleh melanjutkan pencarian,” papar Sekkab Solsel
Fachril Murad kepada Padang Ekspres, di Solsel, kemarin
(17/12). Penghentian pencarian ini, menurut Fachril Murad, sudah
diinformasi kepada pihak keluarga korban dan wali nagari.
Seperti diketahui, Dasinan dan Misriani
(panggilan Simis), 35, ibu dan anak ini berniat menyelamatkan cucunya
yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Baru beberapa menit berada di
rumah, tiba-tiba bangunan berukuran 5x6 meter persegi itu dihantam galodo. Dasinan dan Simis hanyut disapu galodo beserta
rumahnya. Sabtu (15/12), jasad Simis berhasil ditemukan tim SAR sekitar
17 kilometer dari lokasi kejadian. Jasad Simis ditemukan dalam keadaan
terjepit di tumpukan kayu.
Di sisi lain, kondisi permukiman korban galodo
Sungaipangkua, Nagari Pakan Rabaa Tengah mulai kondusif. Sebagian
masyarakat mulai kembali ke rumah masing-masing. Namun sebagian lain
tetap masih berjaga-jaga, khawatir banjir susulan datang lagi. Apalagi
saat ini curah hujan di Solsel relatif tinggi. “Pintu rumah sudah hanyut
akibat galodo, kami terpaksa tidur berdingin-dingin di terpal,” ujar Ses, warga Sungaipangku.
Lain lagi pengakuan Har. Hingga kemarin, dia sekeluarga masih mengungsi di rumah famili di kampung tetangga yang tidak terkena galodo. Bapak tiga anak itu mengaku masih khawatir bila terus bertahan di Sungaipangku.
Ada pula warga yang bingung menghuni ke
mana karena rumahnya tertimbun lumpur tebal. Untunglah pihak Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel cepat tanggap dan membantu
menyemprot lumpur menggunakan armada pemadam kebakaran.
Mulai kemarin (17/12), Pemkab Solsel sudah menyalurkan bantuan kepada korban galodo
di Sungaipangku, Pakan Rabaa Tangah dan Sapansalak, Pakan Rabaa Timur.
Bantuan berupa peralatan memasak, kompor, dan perlengkapan rumah tangga
lainnya itu, disalurkan by name by address (sesuai nama dan alamat).
Bupati Solsel Muzni Zakaria didampingi
Sekkab Solsel Fachril Murad mengatakan, distribusi bantuan dilakukan
berdasarkan data-data korban yang telah dihimpun masing-masing kepala
jorong. Agar distribusi bantuan tepat sasaran, petugas akan melakukan
kros cek. “Kita tidak akan mengulur-ngulur waktu menyalurkan bantuan.
Bantuan daro donatur mulai hari ini (kemarin, red), kita salurkan,”
ungkap Muzni. (sih)
[ Red/Administrator ]



0 komentar:
Posting Komentar