Pages

Rabu, 19 Desember 2012

Pencarian Korban Galodo Dihentikan

Solsel, Padek—Empat hari se­telah dinyatakan hilang di­ter­jang galodo di kawasan Mang­gih Sapansalak, Nagari Pa­kan Rabaa Timur, Koto Pa­rik Gadang Diateh (KPGD) So­lok Selatan, pencarian jasad Da­sinan, 70, resmi dihentikan Pem­kab Solsel. Meski secara pro­sedural atau kelembagaan pen­c­arian dihentikan, tapi se­cara informal masyarakat tetap diperolehkan melanjutkan pen­carian.

”Secara kelembagaan, me­mang pencarian telah dihen­ti­k­an. Tapi masyarakat mau­pun tim Search and Rescue (SAR) daerah tetap masih boleh me­lanjutkan pencarian,” papar Sekkab Solsel Fachril Murad kepada Padang Ekspres, di Sol­­sel, kemarin (17/12). Peng­hen­­­tian pencarian ini, me­nu­rut Fachril Murad, sudah di­in­formasi kepada pihak ke­luar­ga korban dan wali nagari. 

Seperti diketahui, Dasinan dan Misriani (panggilan Simis), 35, ibu dan anak ini berniat menyelamatkan cucunya yang tinggal tak jauh dari rumah­nya. Baru beberapa menit be­rada di rumah, tiba-tiba ba­ngu­nan berukuran 5x6 meter per­segi itu dihantam galodo. Da­sinan dan Simis hanyut disapu galodo beserta rumahnya. Sabtu (15/12), jasad Simis berhasil ditemukan tim SAR sekitar 17 kilometer dari lokasi kejadian. Jasad Simis ditemukan dalam keadaan ter­je­pit di tumpukan kayu.

Di sisi lain, kondisi permukiman korban galodo Sungaipangkua, Nagari Pakan Rabaa Tengah mulai kondusif. Sebagian masyarakat mulai kembali ke rumah masing-masing. Namun sebagian lain tetap masih berjaga-jaga, khawatir banjir susulan datang lagi. Apalagi saat ini curah hujan di Solsel relatif tinggi. “Pintu rumah sudah hanyut akibat galodo, kami terpaksa tidur berdingin-dingin di terpal,” ujar Ses, warga Sungaipangku.

Lain lagi pengakuan Har. Hingga kemarin, dia sekeluarga masih mengungsi di rumah famili di kampung tetangga yang tidak terkena galodo. Bapak tiga anak itu mengaku masih khawatir bila terus bertahan di Sungaipangku.

Ada pula warga yang bingung menghuni ke mana karena rumahnya tertimbun lumpur tebal. Untunglah pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel cepat tanggap dan membantu menyemprot lumpur menggunakan armada pemadam kebakaran.

Mulai kemarin (17/12), Pemkab Solsel sudah menyalurkan bantuan kepada korban galodo di Sungaipangku, Pakan Rabaa Tangah dan Sapansalak, Pakan Rabaa Timur. Bantuan berupa peralatan memasak, kompor, dan perlengkapan rumah tangga lainnya itu, disalurkan by name by address (sesuai nama dan alamat).

Bupati Solsel Muzni Zakaria didampingi Sekkab Solsel Fachril Murad mengatakan, distribusi bantuan dilakukan berdasarkan data-data korban yang telah dihimpun masing-masing kepala jorong. Agar distribusi bantuan tepat sasaran, petugas akan melakukan kros cek. “Kita tidak akan mengulur-ngulur waktu menyalurkan bantuan. Bantuan daro donatur mulai hari ini (kemarin, red), kita salurkan,” ungkap Muzni. (sih)
[ Red/Administrator ]

0 komentar:

Posting Komentar