Pages

Rabu, 19 Desember 2012

SP Kirim Tim Medis ke Solsel

 Direktur Keuangan PT Semen Padang  Epriliyono Budi melepas tim TRC gelombang ke
Padang, Padek—Setelah me­ngi­rim Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana banjir bandang di Solok Selatan, Sabtu (15/12), pada Senin (17/12), Semen Padang kem­bali mengirim bantuan dan tim me­dis ke Nagari Pakan Rabaa, dan Nagari Pakan Rabaa Timur Ke­ca­matan Koto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan.

Tim itu  yang terdiri dari  19 orang tim medis, dan tujuh orang TRC itu dilepas Direktur Keuangan Semen Padang Epriliyono Budi, dari Kantor Pusat Semen Padang.

Bantuan yang diturunkan kali ini terdiri dari 490 selimut, kompor 24 sumbu sebanyak 100, kuali menengah sebanyak 245, diregen minyak 5 liter sebanyak 245, mi­nyak tanah sebanyak 1.225 liter, dan mie instan 165 dus.

Direktur Keuangan Semen Pa­dang Epriliyono Budi me­nyam­pai­kan terimakasihnya pada semua ang­gota tim yang sudah bersedia turun ke lokasi bencana, sebagai bentuk perhatian pada masyarakat lingkungan.

“Terimakasih pada tim yang te­lah menjalankan misi peru­sa­ha­an, mem­bantu saudara-saudara kita ya­ng ditimpa musibah. Jaga ke­kom­pa­kan di lapangan, dan ini me­rupakan ujian bagi kepedulian Se­men Padang pada sesama,” kata Ep­ril.

Pada tim kedua ini, diturunkan layanan kesehatan rumah sakit lapangan/darurat, tenaga medis, dan obat-obatan. “Tim kedua ini akan berada di Solok Selatan hingga 19 Desember 2012. Sementara tim pertama akan kembali ke Padang, Selasa, 19 Desember 2012,” kata Kiki Warlansyah, Koordinator TRC yang didampingi Dainuri.

Sebelumnya, PT Semen Padang pada Sabtu malam (15/12) me­nu­runkan TRC ke Kabupaten Solok Selatan,  guna membantu korban banjir di Nagari Pakan Rabaa dan Nagari Pakan Rabaa Timur Keca­matan Koto Parik Gadang Diateh. Tim yang berjumlah 11 orang dan tiga orang driver itu selain me­nye­rahkan bantuan, juga terlibat lang­sung dalam melakukan reha­bi­litasi/pembersihan fasilitas umum di daerah itu.

Tim sejak Minggu telah me­nye­rahkan bantuan sebanyak 300 kg be­ras, 20 Dus Mie Instan, 100 ka­leng sarden dan 20 Dus air mineral kepada korban banjir. Selain itu, tim telah melakukan pem­ber­si­han fasilitas umum di Sungai Pagu.

Dari penilaian tim, korban ban­jir bandang masih memerlukan bantuan tenaga medis dan obat-obatan (obat kulit/gatal, diare, batuk, demam dan flu). Korban banjir juga membutuhkan selimut, kompor minyak tanah, kuali, dan mie instan terutama di Jorong Batang Lelo Banduang (6 kk) dan Jorong Sungai Pangkua (238 kk) Kiki melaporkan, untuk per­kem­ba­ngan data kerusakan berupa Sarana Pendidikan yang tergenang lumpur dan material batu dan kayu ada 3 unit; 1 SMK, 1 Madrasah, dan 1 SD. Sarana Kantor Pemerintahan; 1 kantor KUA. Jembatan putus ada 2 ; 1 di Jorong Pintu Kayu Gadang Nagari Pakan Rabaa Timur, dan 1 di jorong Sei Binuang Nagari Pakan Rabaa.

Menurutnya, kondisi fasilitas umum di daerah lokasi bencana pada umumnya sudah hampir se­lesai dibersihkan oleh tim tanggap da­rurat (SAR, BPBD, Private Sektor dan relawan) termasuk TRC Semen Padang Peduli, sehingganya tidak perlu lagi dikirimkan TRC Semen Padang

Peduli untuk Tahap II.

“Namun yang diperlukan saat ini adalah Tim Medis beserta obat-obatannya untuk penyakit pasca bencana banjir, yang dibantu oleh TRC Semen Padang dalam hal pembangunan Rumah Sakit La­pa­ngan dan pengamanan, yang akan didirikan di Jorong Sungai Pang­kua, Pakan Raba’a Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh,” katanya. (sih)

0 komentar:

Posting Komentar