Pages

Senin, 01 Juli 2013

Dua Hektar Hutan Terbakar

Padang Ekspres • Selasa, 25/06/2013
Solsel, Padek—Dalam sehari, dua peristiwa kebakaran areal hutan kembali terjadi di Solok Selatan. Yakni sekitar dua lahan hutan kosong di Golden Arm, Nagari Lubukgadang Keca­ma­tan Sangir pukul 14.15 WIB dan di Jorong Kotogadang, Nagari Lubukmalako, Kecamatan Sa­ngir­jujuan, sekitar 150 meter persegi pada pukul 14.30 WIB, Senin (24/6).

“Peristiwa kebakaran terse­but terjadi, akibat api unggun sisa pembakaran sampah dilo­kasi perladangan warga diter­bangkan angin kencang. Se­hingga api menyebar di bebe­rapa titik dan menghanguskan dua hektar lahan kosong di pusat Pengujian Kendaraan bermotor hanya beberapa meter dari kantor DPRD Solok Selatan,” jelas Hamudis Kepala Badan Penanggulangan Bencana Da­erah (BPBD) Solsel kepada Padang Ekspres, di Padangaro.

Di tengah hangatnya terik matahari, angin pun bertiup kencang, sehingga api mudah menjalar diberbagai titik. Na­mun dalam waktu 45 menit, dua unit mobil pemadam kebakaran dan 15 orang personil yang dikerahkannya mampu mema­tikan api yang berkobar tersebut.

Prioritas titik api yang ter­lebih dahulu dipadamkan, yakni dilokasi pemukiman warga. Agar kobaran sijago merah itu, tidak mencapai lokasi rumah warga. Kemudian dititik lokasi Balai Pengujian Kendaraan Bermotor (BPKB), dalam waktu 15 menit api mampu dilum­puhkan. “Usai pemadaman di titik pemukiman warga dan di lokasi BPKB, kemudian pema­daman selanjutnya di lokasi la­han kosong,”ungkap Hamudis.

Amukan api yang terjadi di Nagari Lubukmalako, Keca­matan Sangir Jujuan, berasal dari sisa pembuangan serbuk sar­kel (tempat pengolahan ka­yu). Akibatnya mengha­nguskan sekitar 150 meter persegi areal hutan yang berada di daerah perbukitan. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Pemadam kebakaran di­bantu warga, camat dan wali nagari memadamkan api terse­but. Kita berterima kasih atas partisipasi warga yang mau menyelamatkan hutan yang lalap api,”jelasnya.

Jumat (21/6) lalu, dua peris­tiwa kebakaran juga mengha­nguskan setidaknya 3,5 hektar perkebunan rakayat di Solok Selatan. Yakni di Mudiak Lolo, Nagari Pakanrabaa, Kecamatan KPGD dua hektar dan di Sampu, Nagari Lubuk Gadang Utara, Ke­camatan Sangir 1,5 hektar. “Ini juga akibat pembakaran sam­pah dan api unggun,” kata­nya. Ha­mudis pun menghim­bau, agar warga tidak membakar sam­pah disembarang tempat atau pun membuang puntung rokok, kare­na dampaknya juga meru­gi­kan masyarakat itu sendiri. (mg20)

0 komentar:

Posting Komentar