Solsel, Padek—Bupati
Solok Selatan Muzni Zakaria mulai geram. Peringatan keras hingga
pencopotan jabatan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bakal
diberlakukan, jika tidak bisa memberikan kontribusi bagi daerah.
Warning tersebut disampaikan bupati di hadapan seluruh SKPD pada awal masuk kerja di ruangan pertemuan bupati, Senin (12/8).
Hal itu diupayakan Pemkab
Solsel agar pejabat daerah yang diangkat dan diberikan tugas pokok dan
fungsi masing-masing melaksanakan tugas untuk peningkatan pembangunan
daerah dari berbagai sektor dan bidang.
“Upaya ini agar kepala dinas tidak manja, sekali-kali perlu diberikan shock therapy agar kinerjanya meningkat dan tidak mandul,” tegas Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria.
Muzni mengingatkan kepala
dinas hingga kepala bidang memberikan yang terbaik untuk daerah dan
mampu berkoordinasi dengan pejabat di provinsi dan kementerian
terkait. Pasalnya, Solok Selatan butuh peningkatan pembangunan dan
harus keluar dari daerah tertinggal dan terisolir.
“Saya ingin masing-masing dinas
harus mampu merangkul dana APBN sebanyak mungkin untuk pembangunan
daerah, jangan ada lagi melalui pihak ketiga. Kepala dinas dan kepala
bidang harus bertemu langsung dengan orang yang dituju dan benar-benar
mampu memberikan kontribusi untuk daerah,” tegasnya.
Bila kepala SKPD tidak bisa
berkoordinasi dengan Pemprov dan pemerintah pusat, kata Muzni, jangan
harap menjadi kepala dinas. “Sekali lagi saya katakan, jangan
harap ingin jadi pejabat jika belum bisa berbuat untuk kabupaten ini,”
tegas mantan kepala Dinas PU Padang itu.
Muzni juga menargetkan jalan
tembus Solok Selatan–Dharmasraya tuntas tahun ini. Menurut rencana,
jalan tersebut melalui jalur Pulaupunjung. “Dinas PU wajib bertemu
dengan kementerian terkait, sebab APBN 2014 segera dibahas. Ini peluang
untuk merangkul dana sebanyak-banyaknya,” katanya.
Dia juga mewanti-wanti agar
jalan lingkungan pusat ibu kota Padangaro, ditingkatkan lagi. Begitu
juga jalan yang menghubungkan Provinsi Jambi–Solok Selatan, katanya,
harus ditingkatkan tahun ini atau tahun 2014.
Dia juga menargetkan pasar
tradisional Padangaro dan Muaralabuh tuntas tahun ini. “Dua pasar ini
wajib tuntas tahun ini, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat
Solsel. Ini untuk mengatasi kemacetan di simpang Pasar Padangaro,”
ujarnya. (mg20)



0 komentar:
Posting Komentar