Pages

Senin, 19 Agustus 2013

Di Solsel, Harga Jengkol Rp25 Ribu/Kg

Padang Ekspres • Kamis, 25/07/2013 12:29 WIB • Redaksi • 103 klik
Solsel, Padek—Harga jenggol di Kabupaten Solok Selatan se­langit, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp25 ribu sekilo. Meski mahal, namun daya beli ma­syarakat tetap tinggi. Karena peminat jengkol lebih banyak dibanding lauk pauk. Sementara harga ikan melonjak dari Rp20 ribu menjadi Rp30 ribu sekilo, harga bawang merah pun naik Rp48 ribu sekilo dan harga ayam buras capai Rp50 ribu per ekor.

Pantauan Padang Ekspres di lapangan, kondisi komoditi ba­han makanan pokok di dua pasar tradisonal di Solsel berbeda, harga jengkol di Pasar Padang Aro Rp 25 ribu sekilo. Sedangkan di pasar Lubuk Malako Rp20 ribu sekilo. Namun naik diban­ding­kan minggu lalu, harga ayam bu­ras pun berbeda, di Pasar Padang Aro Rp50 ribu per ekor dan Pasar Lubuk Malako Rp 45 ribu.

Sementara harga daging di Pasar Lubuk Malako Rp85 ribu dan di Pasar Padang Aro capai Rp95 ribu hingga Rp100 ribu sekilo. “Di dua pasar terjadi perbedaan harga, karena pe­ngaruh ketidak stabilan harga,” jelas Akhirman, Kepala Dinas Koperindag Solsel. 

Namun harga cabai merah turun dari Rp38 ribu menjadi Rp34 ribu sekilo, harga kelapa juga naik dari Rp5 ribu menjadi Rp8 ribu. ”Namun pada peda­gang menilai, harga komoditi sembako ini akan tetap naik hingga Lebaran,” ujar Jamilus, pedagang Pasar Padang Aro.

Junit, 61, pedagang daging di Pasar Lubuk Malako menje­laskan, dia tidak akan menaikan harga daging hingga Lebaran nanti. Meski di pasar tradisional lainnya capai Rp100 ribu, karena dia berdagang bukan untuk men­cari keuntungan besar. ”Sudah puluhan tahun berdagang di pasar tersebut, belum pernah saya menjual daging lebih dari Rp 85 sekilo. Saya berdagang untuk membantu masyarakat menda­patkan daging, baik dihari biasa maupun saat Idul Fitri maupun Idul Adha. “Harga daging lebih murah dan bebas pengawet. Saya menjamin kemurnian daging ini, daging pun masih segar hingga siang hari,” katanya. (mg20)

0 komentar:

Posting Komentar