Pages

Senin, 19 Agustus 2013

Pembangunan Fisik tak Capai Target

Padang Ekspres • Kamis, 18/07/2013 13:03 WIB • Redaksi • 148 klik
Solsel, Padek—Proyek pem­bangunan fisik dari 87 tender yang dilakukan sejak awal 2013 di Solok Selatan, terkesan lamban. Hingga 30 Juni 2013 baru 16 paket lama yang telah selesai dibangun, yakni 24,7 persen. Sedangkan nilai hasil lelang Rp87,4 Miliar lebih dan selisih pagu dana dan hasil lelang lebih Rp7 miliar yakni baru capai 8,11 persen.

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Solok Selatan, Endri Karani kepada Padang Ekspres menjelaskan, pelaksanaan proyek fisik ma­sing-masing SKPD, baik paket tender baru maupun lanjutan yang lama belum capai target 50 persen, sesuai target yang ditetapkan Pemkab Solok Sela­tan. Namun pemkab berharap proyek tersebut, akhir tahun proyek tersebut harus selesai.

“Bupati dan Wakil akan awasi paket tender pem­ba­ngunan, agar tidak terulang lagi proyek gagal atau proyek nakal. Sehingga pembangunan jelas dan terarah sesuai ke­ingin­an pemerintah dan ma­syarakat Solok Selatan. Baik infrastruktur jalan, jembatan, bangunan kantor peme­rinta­han, pasar semi modern, iriga­si, pengadaan dan lainnya,” tegasnya, kemarin.

Dijelaskan Endri, dari data LPSE koordinir pelelangan paket pembangunan, belum seluruh paket tender yang dilaporkan SKPD. Sehingga pemkab memberikan teguran terhadap SKPD yang masih lamban melaporkan persen­tase pembangunan untuk die­valuasi.

“Wabup Abdul Rahman telah memberikan teguran pada 14 Juni 2013, kepada SKPD yang lamban segara memberikan laporan kebagian Ekbang,” pungkasnya.

Laporan tersebut sesuai permintaan pelaporan penye­rapan anggaran oleh tim eva­luasi dan pengawasan penye­ra­pan anggaran Sumbar ke ma­sing-masing daerah oleh Biro Pembangunan Provinsi Sumbar.

Wabup Abdul Rahman ber­pe­san bahwa dalam pem­bangunan perlu pengawasan dari semua unsur, baik Pem­kab, PU, Konsultan dan Ma­sya­rakat Solok Selatan. Agar tidak terjadi lagi pembangun­an abal-abal, sehingga angga­ran dana yang dikuncurkan pemerintah tidak sia-sia. Baik APBD Provinsi maupun Kabu­paten Solsel. “Jangan ada lagi pembangunan yang tidak tepat sasaran, sehingga anggaran yang besar dapat diman­faat­kan masyarakat dalam waktu yang lama,” bebernya. (mg20)
[ Red/Administrator ]

0 komentar:

Posting Komentar