Solsel, Padek—Proyek
pembangunan fisik dari 87 tender yang dilakukan sejak awal 2013 di
Solok Selatan, terkesan lamban. Hingga 30 Juni 2013 baru 16 paket lama
yang telah selesai dibangun, yakni 24,7 persen. Sedangkan nilai hasil
lelang Rp87,4 Miliar lebih dan selisih pagu dana dan hasil lelang lebih
Rp7 miliar yakni baru capai 8,11 persen.
Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Solok Selatan, Endri Karani kepada Padang Ekspres menjelaskan,
pelaksanaan proyek fisik masing-masing SKPD, baik paket tender baru
maupun lanjutan yang lama belum capai target 50 persen, sesuai target
yang ditetapkan Pemkab Solok Selatan. Namun pemkab berharap proyek
tersebut, akhir tahun proyek tersebut harus selesai.
“Bupati dan Wakil akan awasi
paket tender pembangunan, agar tidak terulang lagi proyek gagal atau
proyek nakal. Sehingga pembangunan jelas dan terarah sesuai keinginan
pemerintah dan masyarakat Solok Selatan. Baik infrastruktur jalan,
jembatan, bangunan kantor pemerintahan, pasar semi modern, irigasi,
pengadaan dan lainnya,” tegasnya, kemarin.
Dijelaskan Endri, dari data
LPSE koordinir pelelangan paket pembangunan, belum seluruh paket tender
yang dilaporkan SKPD. Sehingga pemkab memberikan teguran terhadap SKPD
yang masih lamban melaporkan persentase pembangunan untuk dievaluasi.
“Wabup Abdul Rahman telah
memberikan teguran pada 14 Juni 2013, kepada SKPD yang lamban segara
memberikan laporan kebagian Ekbang,” pungkasnya.
Laporan tersebut sesuai
permintaan pelaporan penyerapan anggaran oleh tim evaluasi dan
pengawasan penyerapan anggaran Sumbar ke masing-masing daerah oleh
Biro Pembangunan Provinsi Sumbar.
Wabup Abdul Rahman berpesan
bahwa dalam pembangunan perlu pengawasan dari semua unsur, baik
Pemkab, PU, Konsultan dan Masyarakat Solok Selatan. Agar tidak
terjadi lagi pembangunan abal-abal, sehingga anggaran dana yang
dikuncurkan pemerintah tidak sia-sia. Baik APBD Provinsi maupun
Kabupaten Solsel. “Jangan ada lagi pembangunan yang tidak tepat
sasaran, sehingga anggaran yang besar dapat dimanfaatkan masyarakat
dalam waktu yang lama,” bebernya. (mg20)
[ Red/Administrator ]



0 komentar:
Posting Komentar