Kapolda: DPU Harus Lakukan Pengawasan
Solsel, Padek—Kapolda
Sumbar Brigjen Pol Noer Ali meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU)
Provinsi Sumbar, agar jangan asal-asalan melakukan perbaikan jalan
provinsi yang bakal dilewati Tour De Singkarak Juni mendatang. Mulai
dari titik terparah Alahanpanjang, Surian (Kabupaten Solok) hingga ke
daerah Solok Selatan. Karena jalan tersebut rusak parah dan
membahayakan keselamatan pembalap TDS, akibat badan jalan dipenuhi
lubang dan rusak berat.
Menurutnya, DPU provinsi
benar-benar melakukan pengawasan bila jalan tersebut direhab, agar
tidak berdampak pada pengguna jalan natinya. Umumnya terjadi kecelakaan
lalu lintas, karena faktor jalan yang tidak layak. “Keselamatan pembalap
TDS perlu diperhatikan, dalam mensukseskan ivent TDS nantinya,” harap
Noer Ali kepada Padang Ekspres.
Apalagi jalan yang bakal
dilewati TDS, selain kecil juga memiliki tikungan tajam. Infrastruktur
jalan pun rusak dan berlubang. Ini yang sering menimbulkan dampak
kecelakaan lalu lintas. Perhatian serius PU Sumbar sangat diharapkan,
dalam mengatasi persoalan lakalantas di Kabupaten Solok dan Solok
Selatan. Apalagi jembatan, perlu dilakukan perawatan. Sebagai akses
penghubung utama kendaraan, dari satu daerah kedaerah lainya.
Sementara, titik terparah jalan
provinsi berada di Kecamatan sangir, hingga ke Sangir Jujuan. Yakni
jalan Bukit Manggis, Koto Japang, Padang Airdingin, jalan kecil itu
umumnya hancur dan terancam lonsor dan putus. Rencana pemkab Solok
Selatan akan mengalihkan jalur jalan tersebut dipinggiran Sungai Batang
Sangir, yakni sekitar 2 KM.
Mengingat dan menimbang bila
jalan Bukit Manggis itu diperbaiki, menghabiskan anggaran terlalu besar.
Karena karang yang keras tersebut, sulit dipecahkan menggunakan alat
berat, seperti ekcavator. Untuk memperlebar jalan kontraktor harus
butuh granat untuk menghncurkan tebing berkarang baja itu, jelas Fachril
Murad Sekkab Solsel.
Menurutnya jalan bukit manggis
bakal dialihkan ke samping Sungai Batang Sangir hingga ke Padang
Airdingin dan diperlebar. Jalan tersebut sudah pastikan lurus dan di
samping sungai besar, dan dibangun pertengahan 2014 nantinya.
Sungai ini dialihkan, serta
berada dibibir jalan. Bagi masyarakat yang melewati jalan tersebut,
mereka bisa menikmati kesejukan air dan pemandangan indah disepanjang
sungai tersebut. ekonomi masyarakat juga bisa terbantu nantinya,” ujar
Fachril.
Menurutnya, pemkab belum
mengetahui berapa anggaran pembangunan jalan provinsi yang rusak parah
tersebut. Yang jelas harapan masyarakat akan diwujudkan,” katanya. (mg20)



0 komentar:
Posting Komentar