Pages

Rabu, 15 Mei 2013

Slovakia Bidik Panas Bumi Sumbar


Padang Ekspres • Selasa, 07/05/2013
Padang, Padek—Giliran Negara Slovakia yang tertarik berinvestasi di Sumbar. Bidang yang dibidik panas bumi dan pertanian (pena­naman gandum). Slovakia tertarik menjajaki kerja sama dikarenakan potensi sumber daya alam Sumbar besar. Pemprov Sumbar mengaku membuka kesempatan seluas-luas­nya untuk investor menanamkan investasi di Sumbar.

“Tadi saya sudah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Slovakia H E Mr Stefan Rozkopal untuk Indonesia. Beliau tertarik dengan panas bumi dan pertanian kita. Dengan luas areal pertanian kita yang besar, mereka tertarik bekerja sama dalam pengem­bangan gan­dum,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kepada Padang Ekspres, di DPRD Sumbar, ke­marin.

Di Sumbar, kata Irwan, ada 17 titik potensi panas bumi. Satu titik di Solok Selatan telah dikelola oleh Supreme Energy. Sedangkan dua ti­tik yakni Gunung Talamau dan Tan­dikek tengah dibidik  PT Hitay asal Turki. Saat ini, PT Hitay tengah me­lakukan survei terhadap potensi pa­nas bumi di dua titik tersebut. “Po­tensi panas bumi Sumbar  kan cukup banyak. Silakan, dimana nanti mereka berminat  untuk berinves­tasi. Untuk satu titik saja, investa­sinya hampir Rp7 triliun,” ujarnya.

Namun, kata  Irwan untuk angka pastinya, baru dapat diketa­hui setelah dilakukan pengeboran. “Kalau sekarang kan masih menja­jaki kerja sama. Jadi, kami belum tahu berapa nilai investasi yang akan ditanamkannya di bidang panas bumi baik itu geothermal atau PLMTH,”  ucapnya.

Selain tertarikbidang panas bumi, mereka juga tertarik bekerja sama pengembangan gandum. “Di Sumbar, gandum belum begitu membudidaya. Tentu perlu kita kerja sama dengan pihak lain seper­ti Unand, dilakukan penelitian dan pengembangan lebih mendalam,” ujarnya.

Dubes Slovakia Stefan Rozkopal mengatakan Slovakia negara peng­ekspor gandum kedua di dunia. ”Di Sumbar masih banyak lahan-lahan kritis atau lahan yang terlantar dan yang tidak terpakai. Kalau ini dapat difungsikan untuk pengembangan gandum akan lebih baik,” ucapnya. (ayu)
[ Red/Administrator ]

0 komentar:

Posting Komentar