Sijunjung, Padek—Kapolda
Sumbar Brigjen Pol Noer Ali tampak geram melihat kinerja anak buahnya
yang lamban memberangus tambang emas liar. Setelah marabo di Mapolres Solok Selatan dua pekan lalu, kemarin jenderal bintang satu ini berang di Mapolres Sijunjung.
Kapolda Sumbar, Brigjen Pol
Noer Ali memerintahkan Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi
menuntaskan kasus penambangan liar di Kabupaten Sijunjung. Instruksi
itu disampaikannya saat berkunjung ke Mapolres Sijunjung, kemarin
(15/5).
Selain Solok Selatan,
Sijunjung juga marak terdapat tambang emas liar. Tinggal lagi
Dharmasraya dan Pasaman Barat yang juga masif terdapat tambang liar,
belum ditinjau Kapolda.
Noer Ali mewanti-wanti Kapolres
hingga Kapolsek tidak setengah hati atau ragu-ragu memberantas tambang
emas liar di wilayah masing-masing. “Jika ada masalah lapangan, Polda
langsung mem-back up,” tegas Kapolda.
Noer Ali juga mengomentari
penangkapan dua alat berat di Jorong Batumanjulur Kenagarian
Batumanjulur, Kecamatan Kupitan, pada 16 April lalu. Dia meminta
Kapolres Sijunjung segera mengusut dalang di balik pengoperasian dua
alat berat tersebut, bukan hanya operator di lapangan. “Segera cari
aktor utama dan pemilik dua alat berat yang telah ditahan tersebut,
bukan pelaku di lapangan, karena aktor tersebutlah yang menjadi penyebab
kerusakan alam dan melanggar aturan,” katanya.
Noer Ali menegaskan, dua alat
berat yang telah ditahan itu jangan sekali-sekali dilepaskan, dengan
alasan pinjam pakai. Hal ini harus dilakukan untuk memberikan efek jera.
“Jangan biarkan dua alat
tersebut lepas dengan dalih pinjam pakai. Sita saja untuk menunjukkan
keseriusan kepolisian dalam memberantas illegal mining, dan memberikan efek jera pada pelaku. Tidak perlu ragu memberantas illegal mining, karena tidak ada yang kebal hukum,” jelasnya.
Kapolres Sijunjung bertekad akan mempersempit ruang gerak pelaku illegal mining. Jajarannya juga akan segera mencari pemilik dua alat berat tersebut.
Sekadar diketahui, 16 April lalu, Polres Sijunjung menahan pelaku illegal mining di Kenagarain Batumanjulur dan menyita dua alat berat jenis Komatsu dan Caterpilar yang beroperasi di Jorong Batumanjulur. (mg19)
[ Red/Administrator ]



0 komentar:
Posting Komentar